Makin Elegan!! Harga BYD Atto 2 Resmi Meluncur di Motor Show 2026: SUV Listrik Tanggung yang Siap Goyang Pasar Asia
OTOSPEEDMAGZ.COM - BYD Atto 2 Resmi Meluncur di Motor Show 2026: SUV Listrik Tanggung yang Siap Goyang Pasar Asia - Dunia otomotif Asia kembali diramaikan oleh langkah agresif dari pabrikan asal Tiongkok, BYD. Di ajang Singapore Motor Show, mereka resmi memperkenalkan amunisi terbaru di segmen SUV listrik kompak: BYD Atto 2.

Makin Elegan!! BYD Atto 2 Resmi Meluncur di Motor Show 2026: SUV Listrik Tanggung yang Siap Goyang Pasar Asia
Mobil ini diposisikan sebagai “jembatan” antara sang adik dan kakaknya — lebih besar dan lebih praktis dari BYD Atto 1, namun tetap lebih ringkas dibanding BYD Atto 3. Strategi ini jelas bukan tanpa alasan. BYD seperti ingin mengisi celah pasar yang selama ini menginginkan SUV listrik yang tidak terlalu besar, tapi tetap nyaman untuk keluarga kecil dan perjalanan jarak jauh.
Lalu, apa saja yang membuat Atto 2 menarik? Yuk kita bedah satu per satu.
Spesifikasi & Harga Mobil Listrik BYD ATTO 2 2026 Terbaru
Desain Eksterior: Aura Dynasty yang Kental

Sekilas melihat Atto 2, kita langsung tahu ini “keluarga BYD”. Bahasa desainnya sangat identik dengan lini “Dynasty” milik BYD — terutama jika Anda familiar dengan Atto 3.
Garis bodinya tegas, proporsinya matang, dan siluetnya SUV banget. Bukan crossover nanggung. Bagian belakangnya dibuat lebih tegak dan sedikit mengotak, memberikan kesan SUV tradisional yang kokoh dan fungsional.
Dimensinya berada di angka sekitar 4,2 meter. Artinya, ia lebih pendek dibanding Atto 3 yang bermain di kisaran 4,4–4,5 meter. Ukuran ini terasa pas untuk penggunaan perkotaan: tidak terlalu bongsor saat parkir, tapi tetap punya kehadiran yang gagah.
Velg dan Detail Sporty
Atto 2 dibekali velg 17 inci dengan ban ukuran 215/60. Desainnya single tone dengan warna gun metal grey yang memberikan sentuhan sporty sekaligus elegan. Proporsi roda dan bodi terlihat seimbang, tidak terlihat “kekecilan” seperti beberapa SUV kompak lainnya.
Untuk pasar Singapura dengan konfigurasi setir kanan, port pengisian dayanya sudah menggunakan standar CCS2 — sebuah kabar baik karena kompatibel dengan banyak jaringan fast charging di kawasan Asia Tenggara.
Interior: Naik Kelas dari Atto 1

Masuk ke dalam kabin, atmosfernya langsung terasa lebih premium dibandingkan Atto 1. BYD tampaknya benar-benar mendengarkan feedback konsumen.
Material soft touch hadir di banyak bagian dashboard dan door trim. Sentuhan ini mungkin terdengar sederhana, tapi sangat berpengaruh terhadap persepsi kualitas.
Layar Khas BYD, Tapi Lebih Sederhana

Sistem infotainment tetap mengusung layar khas BYD, namun ukurannya tidak terlalu besar dan tidak bisa diputar (rotasi) seperti milik Atto 3. Ini bisa jadi strategi untuk menekan harga agar tetap kompetitif.
Walau begitu, secara tampilan tetap modern dan clean. Tata letaknya ergonomis dan tidak terasa berlebihan.
Layout AC yang Unik
Satu hal yang cukup unik adalah posisi kisi-kisi AC yang ditempatkan di bagian bawah konsol tengah. Menariknya, posisi ini bisa membantu mendinginkan ponsel yang sedang diisi daya secara wireless.
Namun, ada konsekuensi. Posisi tersebut dianggap kurang ideal untuk distribusi udara langsung ke penumpang depan. Ini jadi detail kecil yang mungkin akan menjadi bahan diskusi di kalangan reviewer.
Ruang Kabin: Lebih Lapang dan Nyaman

Salah satu peningkatan paling terasa dibanding Atto 1 ada di baris kedua. Ruang kaki (legroom) terasa lebih luas, dan posisi duduknya lebih natural. Tidak terlalu tinggi, tidak terlalu menekuk.
Untuk SUV listrik kompak, kenyamanan penumpang belakang sering kali jadi titik lemah. Tapi Atto 2 berhasil menghadirkan kompromi yang cukup baik antara ukuran bodi dan kenyamanan kabin.
Bagasi: Praktis untuk Harian

Bagasi Atto 2 tergolong cukup dalam dan luas untuk kelasnya. Cocok untuk kebutuhan keluarga kecil, belanja mingguan, atau bahkan koper untuk perjalanan luar kota.
Menariknya, tombol pembuka bagasi sudah elektrik. Namun mekanisme angkatnya masih manual. Artinya belum full power tailgate. Di satu sisi ini mungkin terasa “setengah modern”, tapi di sisi lain bisa jadi cara BYD menjaga harga tetap rasional.
Spesifikasi Baterai: Efisien untuk Perjalanan Jauh

Di sektor jantung listriknya, Atto 2 dibekali baterai dengan kapasitas sekitar 61 kWh. Dalam konteks efisiensi yang disebutkan, angka efektifnya berkisar di sekitar 51 kWh.
Angka ini cukup menjanjikan untuk penggunaan jarak jauh. Dengan kapasitas tersebut, Atto 2 berpotensi menawarkan jarak tempuh yang kompetitif di kelas SUV listrik kompak.
Strategi BYD di sini cukup cerdas: tidak mengejar baterai super besar yang mahal, tetapi fokus pada efisiensi dan keseimbangan bobot kendaraan.
Harga BYD ATTO 2 2026
Di laman PKB Samsat Jakarta, nama Atto 2 sudah nongol dengan dua kode berbeda. Pertama, tipe SC3E-ETD-1 (4x2) AT dengan NJKB Rp281 juta. Kedua, SC3E-STD-1 (4x2) AT yang tercatat Rp245 juta. Angkanya terlihat jelas, tapi jangan buru-buru menjadikannya patokan harga resmi. Soalnya, kalau berkaca pada strategi harga sebelumnya, hitung-hitungan di atas kertas bisa saja “berubah arah” saat mobil benar-benar meluncur.

Contohnya sudah ada. BYD Atto 1 tercatat memiliki NJKB terendah Rp218 juta. Namun ketika resmi dipasarkan, varian Dynamic justru dilepas Rp195 juta on the road Jakarta. Selisihnya bikin dahi berkerut. Secara logika pajak dan kalkulasi umum, angka tersebut terasa tidak lazim. Lalu, bagaimana bisa?
Jawabannya ternyata masih sama seperti sebelumnya.
Pabrikan berupaya menguasai hampir seluruh rantai produksi kendaraan listriknya sendiri. Mulai dari komponen utama seperti baterai, sistem elektronik, hingga bagian paling detail seperti wiring system (perkabelan) dan perangkat lunak. Ketika sebagian besar komponen inti diproduksi secara mandiri, biaya bisa ditekan lebih efisien.
Efek dominonya jelas: struktur ongkos menjadi lebih ramping, sehingga harga jual ke konsumen pun bisa ditekan lebih kompetitif. Itulah mengapa, meski NJKB terlihat tinggi di atas kertas, harga akhirnya bisa tampil lebih “masuk akal” — bahkan terasa mengejutkan.
Siap Tantang Kompetitor Baru

Dengan positioning sebagai SUV listrik yang lebih besar dan praktis dibanding Atto 1, Atto 2 jelas bukan sekadar model tambahan.
Ia hadir untuk menantang pemain lain di segmen yang sama, termasuk Jaecoo J5 yang juga mulai mencuri perhatian di kawasan Asia.
Pertarungan SUV kompak kini bukan lagi soal mesin bensin turbo atau diesel irit, melainkan soal siapa yang bisa menawarkan kombinasi desain, teknologi, jarak tempuh, dan harga paling masuk akal.
Kesimpulan: SUV Listrik Tanggung yang Justru Paling Ideal?
BYD Atto 2 bisa dibilang sebagai SUV listrik “ukuran paling aman”. Tidak terlalu kecil seperti Atto 1, tidak sebesar Atto 3. Ia berada di titik tengah yang menurut banyak orang justru paling ideal.
Desainnya matang, kabinnya naik kelas, ruang belakang lebih nyaman, baterainya cukup besar untuk perjalanan jauh, dan tetap mempertahankan DNA modern khas BYD.
Jika nantinya masuk ke pasar Indonesia, Atto 2 berpotensi menjadi salah satu SUV listrik paling rasional untuk keluarga muda yang ingin naik kelas ke kendaraan listrik tanpa harus membeli SUV besar.
Tahun 2026 tampaknya akan menjadi panggung panas bagi SUV listrik kompak. Dan dengan Atto 2, BYD jelas tidak datang untuk sekadar meramaikan — mereka datang untuk menang.
Sumber referensi : byd & oto.com
Belum ada Komentar untuk "Makin Elegan!! Harga BYD Atto 2 Resmi Meluncur di Motor Show 2026: SUV Listrik Tanggung yang Siap Goyang Pasar Asia"
Posting Komentar